Rahasia Belajar Macro Photography –  Macro photography sangat menyenangkan, foto dengan jarak yang sagat dekat untuk mendapatkan detail dari sebuah objek.

Tidak perlu bantuan dari alat pembesar seperti kaca pembesar atau mikroskop disini.

Cukup dengan lengkapi lensa kalian dengan sebuah lensa foto yang mampu untuk foto dalam jarak yang sangat dekat atau biasa disebut juga dengan lensa macro.

Kesempatan kali ini saya membahas empat buah projek foto yang bisa kalian jelajahi.

Yang kalian butuhkan hanya sebuah ide kecil dan imajinasi untuk mulai melihat sebuah dunia lain.

Tidak perlu dana yang besar dan peralatan yang mahal, sediakan beberapa atribut dan mungkin bantuan cahaya dari lampu flash jika dibutuhkan.

Sekali kamu menguasai ini, kamu akan menemukan banyak objek dimanapun berada untuk dijadikan foto.

 

Empat Projek Yang Bisa Kamu Lakukan

 

1. Foto Macro Bunga

 

macro photography

Foto Macro Bunga

Bunga sangat mudah ditemukan, pergilah kesebuah taman atau pekarangan di halaman rumah.

Bunga dan tanaman adalah objek yang tepat untuk memulai macro photography.

Kita bisa mulai dengan foto potrait seperti gambar diatas.

Tidak selalu harus foto seluruh bagian dari bunga, sebagian dari bunga terlihat blur menjadi menarik.

Cobalah untuk mengisi latar belakang bewarna dengan objek kelopak bunga lain warna sehingga latar belakang terlihat bagus.

Foto menggunakan Aperture seperti F.4 dengan jarak yang dekat akan menghasilkan depth of field yang bagus.

Jenis apapun yang kamu ambil untuk pemotretan, kamu harus membuat gambar terlihat soft.

Kamu butuh diffuse untuk membuat cahaya yang lembut, misalnya gunakan sebuah diffuser untuk pemotretan di luar ruangan untuk melembutkan cahaya matahari yang keras.

Kamu juga bisa menggunakan sebuah “Close-up” filter atau “Extension Tubes” sebagai asesoris tambahan.

Close-Up Filter

Close-up Filter ini dipasangkan pada depan lensa, dikenal sebagai kaca pembesar .

Disediakan pilihan +1,+2,+4,+10. Semakin besar nilainya maka semakin dekat gambar terlihat sangat dekat.

Harganya sangat variasi ada yang murah juga ada yang mahal tergantung dari brand yang dipilih.

 

Extension-Tube

Extension Tube fungsinya hampir sama dengan Close-up filter.

Hanya saja pada Exetension Tube, alat ini dipasangkan diantara lensa kamera dan body camera.

Beberapa Extension Tube yang murah kurang maksimal untuk macro photography.

Kalau kamu membeli Extension Tube ini, kamu akan mendapatkan tiga buah bagian tube.

Kamu bisa gunakan satu atau sekaligus dijadikan satu seperti pada gambar.

Close-up filter dan Extension Tube dipakai untuk mendapatkan pembesaran lebih dekat pada suatu objek dengan jarak foto yang dekat.

2. Carilah Serangga

Banyak serangga kecil bersembunyi di sekitar kebun kita, ga perlu pergi jauh untuk mencarinya.

Berbeda dengan memotret binatang yang besar, kamu perlu bersabar untuk memotret serangga.

Misalnya saja kamu mencari sekawanan semut yang sedang mencari makanan di sekitar pohon.

Atau bisa juga kamu menemukan kupu-kupu atau seekor capung yang sedang terdiam di kelopak bunga.

Sabar kuncinya, tentukan fokus mendekatlah dengan tenang. Jangan membuat mereka takut karena gerakan kita yang terburu- buru.

Gunakan lensa tele dengan panjang 100Mm atau mungkin lebih dari itu. Jadi kita bisa fokus tanpa membuat mereka takut dan terbang.

Hindari bayangan kita melewati objek, yang dipastikan mereka akan terbang karena itu.

Kamu dapat mengatur aperture F.5,6 agar serangga terlihat fokus.

Mungkin juga menggunakan F.2,8 untuk membuat latar belakang terlihat blur, tapi ini bisa membuat serangga tidak terlihat keseluruhan tajam.

Gunakan Shutter Speed yang tinggi, ketika serangga bergerak bisa mengurangi hasil yang blur.

3. Macro Peralatan di Dapur

Carilah di lemari dan laci tempat peralatan dapur kamu sehari-hari.

Gunakan kemampuan macro kamu untuk membuat mereka terlihat berbeda.

Perspektif yang unik dari macro dan close-up photography bisa merubah barang-barang sehari menjadi gambar yang luar biasa.

Dapur tempat yang sempurna untuk memulai, karena barang yang tidak asing dan benda yang biasa bisa berubah dilihat sangat dekat dengan lensa macro.

Kamu harus bisa melihat objek dengan kuat, bentuk grafis dan texture, cobalah melihat detail.

Membuat Bayangan

Sekali kamu sudah menemukan barang yang tepat, ada beberapa tehnik yang bisa kamu gunakan untuk membuat mereka terlihat menyolok dan tidak biasa.

Yang harus kamu lakukan adalah letakan barang diatas sebuah karton putih atau kertas, dan letakan cahaya sedikit dibelakang barang jadi bisa membuat bayangan diatas kertas.

Jangan lupa merubah setingan White Balance ke tungsten ketika menggunakan lampu meja.

4. Memotret Tetesan Air

 

Yang terakhir ini butuh kesabaran, memotret tetesan air.