Photography


memotret black & white photography

Belajar Membuat Black & White Photography – Memotret foto black & white atau disebut juga dengan monokrom yang bagus, bukan cuma tentang mengubah hasil foto kamu di photoshop. Tapi semua itu dimulai sebelum menekan tombol shutter di kamera. Memilih dengan tepat subjek dan kondisi cahaya adalah langkah pertama, dan cahaya pada hari yang cerah bisa membuat sempurna untuk memotret foto monokrom. Langkah berikutnya penting untuk kamu mengatur setingan pada kamera secara betul untuk hasil yang terbaik dan mendapatkan ide-ide yang baik dari bagaimana hasil akhir foto akan terlihat sebelum kamu memotret. Tidak ada jaminan kamu bisa melakukan semua untuk mendapatkan foto black & white yang luar biasa di kamera, jadi juga diperlukan menggunakan software teknik yang bisa digunakan untuk meningkatkan hasil foto. Ikuti langkah yang ingin saya bagikan, dan berharap kamu bisa mempraktekan black & white photography untuk belajar agar bisa mendapatkan hasil yang baik.

Cara membuat monokrom yang indah dimulai dengan mengatur kamera kamu !

Melihat dunia dalam bentuk monokrom bukanlah hal yang biasa.

Begini cara kamu menyiapkan setingan kamera untuk mengerti bagaimana menghilangkan warna akan mempengaruhi gambar kamu.

Memotret monokrom ketika sinar matahari cerah terlihat berlawanan dengan perasaan, tapi ada beberapa alasan menjadikan ini opsi terbaik.

Sinar matahari yang cerah menciptakan bayangan yang kuat, yang menghasilkan gambar monokrom yang sangat mencolok.

Seperti awan putih serupa mirip dengan langit biru dapat terlihat memukau dalam monokrom.

Namun cahaya kontras tinggi yang dihasilkan oleh intensitas, cahaya matahari langsung artinya kamu harus memperhatikan exposure

Umumnya, kamu harus tetap menjaga untuk membuat detail dalam highlights, dengan cara yang sama seperti kamu memotret gambar berwarna.

 

Shade of grey.

Memilih picture style monokrom pada kamera memberikan kamu kemampuan untuk melihat tepat bagaimana hasil dari foto kamu terlihat.

Setelah kamu memilih picture style monokrom pada kamera, kamu bisa melihat seperti apa gambar pada kamera menggunakan mode live view (monitor kamera), ketimbang kamu melihat dari optical viewfinder kamera.

Kamu juga bisa mengulas gambar monokrom untuk memberikan kamu masukan buat mereka yang akan bekerja dalam monokrom dan mereka yang tidak.

picture style monochrome

Penting memotret dalam JPEG dan RAW.

Seperti semua picture style, efek monokrom hanya akan permanen untuk gambar JPEG bukan file RAW.

Tapi jika kamu membuka sebuah file raw kamera mereka sudah menyiapkan perangkat lunak / aplikasi bantuan untuk merubah file raw, gambar akan terlihat dalam bentuk monokrom, karena aplikasi bantuan bisa dipilih di dalam kamera.

Kamu bisa memiliki opsi untuk memberikan efek monokrom yang kamu mau.

Konversi monokrom.

Kalau kamu buka file raw menggunakan bantuan aplikasi seperti lightroom ataupu photoshop, aplikasi tidak mengenali informasi dari picture style.

Artinya foto akan muncul dalam bentuk berwarna, dan kamu harus merubah secara manual.

Dalam bentuk file raw tampilan tidak ada opsi merubah monokrom, jadi buka foto di komputer menggunakan bantuan aplikasi lightroom atau photoshop kamu bisa membuat monokrom di adobe camera raw.

Memotret dalam bentuk jpeg dan raw format sekaligus, bisa memberikan kamu hasil terbaik dari keduanya, karena file jpeg akan jadi monokrom, sedangkan file raw bisa kamu olah untuk memberikan opsi dari banyak jenis monokrom yang bisa dibuat.

 

  Langkah-langkah pengaturan:

  1. Atur pemilihan picture style di setingan menu kamera, pilihlah setingan monokrom dengan pengaturan standar tanpa menambahkan efek filter pada gambar.

  2. Gunakan bantuan jendela Live view kamera untuk melihat gambaran monokrom.

  3. Mulai mencoba memotret, bantuan Live view bisa membantu memberikan ide dari seperti apa gambaran tersebut terlihat seperti yang kamu inginkan.

  4. Lihatlah hasilnya di LCD sesering mungkin untuk melihat apakah berhasil dengan foto monokrom yang kamu inginkan.

     

Tentukan subjek tepat yang ingin kamu foto !

Pililah subjek yang tepat dan menggunakan teknik memotret yang benar, akan membantu kamu mendapatkan sebuah foto monokrom yang baik di kamera.

Kunci dari keberhasilan memotret monokrom terletak dari kombinasi pemilihan subjek yang tepat, cahaya yang tepat, dan menggunakan teknik kamera yang mudah.

Mari kita mulai dengan bagaimana menempatkan subjek dan pendukung yang akan bekerja baik pada foto monokrom.

Langkah pertama adalah mengenali kondisi cahaya terbaik ! .

Satu dari elemen yang penting untuk menambahkan perubahan di foto kamu adalah kontras antara cahaya dan bayangan.

Terangnya matahari sangat cocok membuat bayangan hitam, yang membuat garis kuat dan lemen grafis untuk foto monokrom kamu.

Untuk memaksimalkan bayangan, cobalah memotret dengan kondisi matahari di belakang subjek, sehingga bayangan tepat berada di latar depan foto kamu.

Jangan berhenti disini, karena kamu juga bisa menggunakan bayangan sebagai subjek itu sendiri.

Memotret hanya bayangan itu sendiri, juga bisa menciptakan bentuk abstrak black & white photography itu sendiri.

 

Tekstur dan nada.

Seperti elemen grafis yang kuat, tampilan tekstur dan nada yang lebih halus juga dapat membantu menambah kedalaman dan minat pada gambar monokrom.

Cahaya yang kuat dari samping dalam kondisi cahaya terang dan hari yang cerah akan membantu untuk memunculkan tekstur di subjek, sementara cahaya yang lebih lembut lebih tersebar seperti memotret disaat kondisi berawan sangat baik untuk memotret dengan cahaya yang lembut.

Karena kamu tidak dapat menggunakan warna untuk membantu komposisi, gambar monokrom dapat terlihat jauh lebih rata dan kurang menarik daripada pemandangan di depan kamu.

Menggunakan kontrol gambar monokrom akan membantu kamu untuk mendapatkan ide bagus dari bagaimana tampilan terlihat monokrom, tapi juga perlu diingat kamu juga bisa menaikan kontras gambar untuk memberikan tampilan yang berbeda.

Kamu bisa melakukan dua hal tersebut di kamera menggunakan pengaturan kontras di setingan picture style, atau lakukan nanti dengan bantuan aplikasi perangkat lunak.

Tapi sekalipun terampil mengedit gambar lebih diutamakan teknik menggunakan camera yang baik, komposisi dan kondisi cahaya yang benar untuk kesuksesan memotret.

 

Take dramatic shots.

Gunakan teknik yang mudah untuk menambahkan kontras dan dramatis di black & white photography kamu.

Dulu di jaman kamera menggunakan rol film , kamu bisa mengontrol cara bagaimana banyak warna bisa dirubah menjadi monokrom dengan menggunakan kaca filter warna dipasang di depan lensa kamera.

Filter jaman dulu ini tidak bisa digunakan kamera digital saaat sekarang.

Sebagai gantinya kamu bisa menggunakan bantuan pada menu picture style menggunakan bantuan filter efek.

 

Gunakan filter efek digital kamera.

Filter efek memberikan hasil yang sama seperti filter jaman dulu, jadi fungsinya mencerahkan area yang warnanya sama dengan filter dan menggelapkan area dengan warna yang berlawanan.

Contohnya menggunakan filter efek merah akan menghasilkan sebuah gambar monokrom dimana warna biru adalah gelap, warna kuning dan merah lebih cerah daripada yang tidak di filter.

Kamu bisa menemukan filter efek ini di setingan monokrom picture style.

Bagaimana caranya menggunakan filter asli ?

Gunakan polariser dan neutral density grad filter untuk memotret monokrom.

Menggunkana filter polariser bisa membantu untuk menambahkan kontras di langit dan menghentikan refleksi cahaya di objek yang bukan metal seperti air.

Sedangkan neutral density grad filter digunakan untuk memotret landscape, filter ini setengah bagiannya gelap dan setengah bagian lagi terang, sempurna untuk menurunkan kontras antara langit dengan latar depan.

 

Memotret dengan filter infrared.

Warna langit yang hitam dan kontras yang tinggi dari infrared memberikan dampak pada gambar monokrom, tapi kamu harus pada kondisi yang tepat dan gunakan spesial filter untuk mendapatkan hasil terbaik di kamera.

Sebuah filter infrared memblokir sebagian besar cahaya yang masuk ke lensa, tapi membiarkan cahaya infrared , pada saat itu sulit untuk kamera untuk fokus dan kamera meter berusaha keras untuk mengukur cahaya dengan tepat.

Untuk itu kamu butuh bantuan tripod untuk memegang kamera dan aturlah komposisi gambar sebelum memasang filter di lensa.

Kamu harus mengatur fokus dan eksposure secara manual.

Menggunakan filter infrared menghasilkan gambar terlihat aneh jika memotret dalam warna.

Gambar akan terlihat merah , tanpa ada warna lain, jadi sangat mudah untuk memprediksi hasil akhir dan efek foto menggunakan picture style monokrom.

Kunci keberhasilan memotret monokrom menggunakan filter infrared adalah kondisi cuaca, karena ini mempengaruhi seberapa banyak cahaya infrared untuk memotret.

Jadi pada kondisi cuaca hangat hari cerah dibandingkan dengan cuaca yang mendung dan dingin, pada saat itulah cahaya infrared lebih banyak.

Artinya musim panas adalah kondisi yang tepat untuk mencoba memotret dengan filter infrared, terutama ketika langit biru pohon-pohon dan tanaman memiliki daun yang banyak.

 

” Cahaya infrared lebih banyak di kondisi cuaca yang hangat hari yang cerah dibandingkan pada saat mendung dan dingin”.  

 

Langkah-langkah menggunakan filter infrared;

  1. Gunakan tripod untuk bantuan memegang camera, tentukan subjek foto karena akan sulit jika sudah memasang filter infrared.
  2. Ketika sudah siap semuanya pada posisi, pasang filter infrared.kalau kamu menggunakan bantuan square filter systems, pasang filter di tempatnya tanpa merubah posisi kamera.
  3. Seting kamera manual fokus, dan juga mode Manual exposure dengan ISO 200 atur shutter speed 10′ di arperture F/16. Ambil beberapa foto tes dan tentukan sendiri shutter speed yang dibutuhkan.

Demikian blog saya “Belajar Membuat Black & White Photography” (monokrom), semoga bermanfaat untuk teman-teman semua buat yang sedang belajar ataupun juga yang sedang bekerja dirumah karena wabah Covid-19 saat ini.

Stay safe, keep home… saya Jeremy Turner casino photography.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More

Rahasia belajar macro photography

 

Rahasia Belajar Macro PhotographyUntuk bisa belajar macro photography sangat menyenangkan, foto dengan jarak yang sangat dekat untuk mendapatkan detail dari sebuah objek.

Tidak perlu bantuan dari alat pembesar seperti kaca pembesar atau mikroskop disini.

Cukup dengan lengkapi lensa kalian dengan sebuah lensa foto yang mampu untuk foto dalam jarak yang sangat dekat atau biasa disebut juga dengan lensa macro.

Kesempatan kali ini saya membahas empat buah projek foto yang bisa kalian jelajahi.

Yang kalian butuhkan hanya sebuah ide kecil dan imajinasi untuk mulai melihat sebuah dunia lain.

Tidak perlu dana yang besar dan peralatan yang mahal, sediakan beberapa atribut dan mungkin bantuan cahaya dari lampu flash jika dibutuhkan.

Sekali kamu menguasai ini, kamu akan menemukan banyak objek dimanapun berada untuk dijadikan foto.

 

Empat Projek Yang Bisa Kamu Lakukan

 

1. Foto Macro Bunga

 

Foto macro bunga

Foto Macro Bunga

Bunga sangat mudah ditemukan, pergilah kesebuah taman atau pekarangan di halaman rumah.

Bunga dan tanaman adalah objek yang tepat untuk memulai macro photography.

Kita bisa mulai dengan foto potrait seperti gambar diatas.

Tidak selalu harus foto seluruh bagian dari bunga, sebagian dari bunga terlihat blur menjadi menarik.

Cobalah untuk mengisi latar belakang bewarna dengan objek kelopak bunga lain warna sehingga latar belakang terlihat bagus.

Foto menggunakan Aperture seperti F.4 dengan jarak yang dekat akan menghasilkan depth of field yang bagus.

Jenis apapun yang kamu ambil untuk pemotretan, kamu harus membuat gambar terlihat soft.

Kamu butuh diffuse untuk membuat cahaya yang lembut, misalnya gunakan sebuah diffuser untuk pemotretan di luar ruangan untuk melembutkan cahaya matahari yang keras.

Kamu juga bisa menggunakan sebuah “Close-up” filter atau “Extension Tubes” sebagai asesoris tambahan.

Filter close-up

Close-up Filter ini dipasangkan pada depan lensa, dikenal sebagai kaca pembesar .

Disediakan pilihan +1,+2,+4,+10. Semakin besar nilainya maka semakin dekat gambar terlihat sangat dekat.

Harganya sangat variasi ada yang murah juga ada yang mahal tergantung dari brand yang dipilih.

 

Extension-tube

Extension Tube fungsinya hampir sama dengan Close-up filter.

Hanya saja pada Exetension Tube, alat ini dipasangkan diantara lensa kamera dan body camera.

Beberapa Extension Tube yang murah kurang maksimal untuk macro photography.

Kalau kamu membeli Extension Tube ini, kamu akan mendapatkan tiga buah bagian tube.

Kamu bisa gunakan satu atau sekaligus dijadikan satu seperti pada gambar.

Close-up filter dan Extension Tube dipakai untuk mendapatkan pembesaran lebih dekat pada suatu objek dengan jarak foto yang dekat.

Foto macro bunga

 

2. Carilah Serangga

 

Foto macro binatang

Banyak serangga kecil bersembunyi di sekitar kebun kita, tidak perlu pergi jauh untuk mencarinya.

Berbeda dengan memotret binatang yang besar, kamu perlu bersabar untuk memotret serangga.

Misalnya saja kamu mencari sekawanan semut yang sedang mencari makanan di sekitar pohon.

Atau bisa juga kamu menemukan kupu-kupu atau seekor capung yang sedang terdiam di kelopak bunga.

Sabar kuncinya, tentukan fokus mendekatlah dengan tenang. Jangan membuat mereka takut karena gerakan kita yang terburu- buru.

Gunakan lensa tele dengan panjang 100Mm atau mungkin lebih dari itu. Jadi kita bisa fokus tanpa membuat mereka takut dan terbang.

Hindari bayangan kita melewati objek, yang dipastikan mereka akan terbang karena itu.

Kamu dapat mengatur aperture F5.6 agar serangga terlihat fokus.

Mungkin juga menggunakan F2.8 untuk membuat latar belakang terlihat blur, tapi ini bisa membuat serangga tidak terlihat keseluruhan tajam.

Gunakan Shutter Speed yang tinggi, ketika serangga bergerak bisa mengurangi hasil yang blur.

 

3. Macro Peralatan di Dapur

 

Sendok dan garpu benda macro photography

Kalau saja kita pergi ke dapur, disna kita bisa menemukan banyak sekali benda-benda yang bisa digunakan sebagai objek foto macro.

Carilah di lemari dan laci tempat peralatan dapur kamu sehari-hari.

Gunakan kemampuan macro photography kamu untuk membuat mereka terlihat berbeda.

Perspektif yang unik dari macro dan Close-Up photography bisa merubah barang-barang sehari menjadi gambar yang luar biasa.

Dapur tempat yang sempurna untuk memulai, karena barang yang tidak asing dan benda yang biasa bisa berubah dilihat sangat dekat dengan lensa macro.

Kamu harus bisa melihat objek dengan kuat, bentuk grafis dan texture, cobalah melihat detail dari objek.

Membuat Bayangan

Sekali kamu sudah menemukan barang yang tepat, ada beberapa tehnik yang bisa kamu gunakan untuk membuat mereka terlihat menyolok dan tidak biasa.

Yang harus kamu lakukan adalah letakan benda diatas sebuah karton putih atau kertas dan bisa juga menggunakan alas gelap yang bisa memantulkan bayangan benda tersebut,  letakan cahaya sedikit dibelakang benda jadi bisa membuat bayangan diatas kertas.

Jangan lupa merubah setingan White Balance ke tungsten ketika menggunakan lampu meja.

 

4. Memotret Tetesan Air

 

Memotret tetesan air diatas daun

Yang terakhir ini butuh kesabaran, memotret tetesan air.

Kamu bisa memulai dengan membuat tetesan air di atas bunga ataupun benda.

Ciptakan macro dari tetesan air tersebut dengan sudut pandang yang berbeda.

Gunakan bantuan lampu flash ataupun cahaya dari lampu penerangan yang ada.

Kamu bisa membuat tetesan air ini menjadi terlihat menarik sedemikian rupa.

 

” Belajar melihat benda disekitar kita dengan detail, bisa menciptakan sebuah karya foto macrography yang menarik dan mungkin belum pernah terlihat sebelumnya”.

 

Jadi kalian sudah tahu mau membuat apa ? Jangan bingung untuk memulai .

Segera lihat disekitar kita, banyak sesuatu yang menarik untuk bisa dijadikan objek foto macro.

Persiapkan kamera dan alat-alat pendukung.

Lakukan pemotretan dari bebagai macam sisi, temukan foto yang sesuai dengan keiinginan kamu.

Selamat mencoba….

Read More
Photo Model di Jakarta

Photo Model di Jakarta


Posted By on Feb 21, 2020

Photo Model dI Jakarta

 

Ikutan Event Photo Model di Kota Besar Seperti Jakarta ?

Photo Model di Jakarta – Ikut event photo model di jakarta sebenarnya sangat mudah sekali ditemukan.

Banyak event photo yang menarik yang suka diadakan dan kalian bisa ikutan, terlebih jika kalian tinggal di kota besar seperti Jakarta.

Lalu bagaimana caranya untuk bisa ikutan sebuah event photo ?

Simak tips berikut yah….

 

1.Temukan Sebuah Event Photography di Sosmed

Dulu untuk menemukan sebuah event photo di jakarta sangat sulit sekali.

Photography dianggap sebuah hobby yang mahal, tidak semua orang mempunyai sebuah camera seperti saat ini.

Dan juga dunia sosmed tidak sebesar hari ini.

Juga cukup dengan mencari di mesin pencari google, hari ini kita bisa menemukan apa yang kita inginkan.

Salah satunya yang pernah saya coba adalah mencari melalui sosmed “Instagram”.

Instagram di Indonesia tidak hanya dipakai untuk berjualan barang tapi juga bisa digunakan menjual jasa untuk banyak orang.

Menarik yah, salah satunya tentu saja kita bisa menemukan sebuah jasa yang mengadakan event photography.

Cobalah untuk mencari dengan kata kunci “Event Photo di Jakarta”.

foto model di jakarta

Kamu akan menemukan beberapa postingan di instagram.

Coba cari yang mana yang cocok dengan waktu kalian.

Event photo ini menurut saya tidak terlalu mahal yah, harganya juga sangat bervariasi, tergantung dari konsep photograhpy yang ditawarkan.

Mulai dari harga IDR.100.000,- sampai dengan IDR.350.000,- . Bahkan juga ada yang harganya melebih itu bisa mencapai IDR.1.000.000,-.

Teman-teman harus bisa menyesuaikan dengan dana juga.

Semakin mahal event, biasanya di event itu ada mentor yang memberikan tips dan trik dalam photography, jadi kalian ga cuma motret.

Ada juga event yang memberikan tips langsung bagaimana mengedit hasil foto menggunakan Photoshop (aplikasi edit photo).

Tapi juga yang menarik adalah ada event photography yang gratis loh ! Hari gini gratis, beneran ada….

Biasanya event itu sering diadakan oleh toko kamera yang disponsori oleh brand camera tertentu untuk mengadakan event photo untuk memperkenalkan produk peralatan camera.

Tujuannya adalah memperkenalkan brand dari camera digital tersebut.

Coba deh kamu search dan baca pelan-pelan, atau kamu follow salah satu instagram toko kamera yang besar di jakarta.

Toko camera yang besar suka mengadakan acara event photo disertai dengan menyertai model untuk diphoto.

Oh yah kadang event photo itu juga sering mengadakan lomba photo loh, tidak cuma melulu kalian bisa photo model.

Kalian juga bisa mencoba memenangkan hadiah uang ataupun barang dari menjadi pemenang event photo tersebut.

2.Persiapkan Camera Setiap Waktu.

Sudah ketemu event yang cocok dengan waktu kalian ?

Jangan lupa selalu periksa kondisi persiapan kamera kalian. Periksa kondisi battery , memory card, body camera, juga mungkin lensa yang dipakai.

Jauh hari sebelum event mungkin H-2 sekali lagi diperiksa kondisi nya.

Lalu banyak juga yang suka bertanya… Sebaiknya kalau ikutan event photography lensanya pakai yang seperti apa yah ?

Kalau saya suka yang simple saja orangnya, saya suka bawa dua buah lensa foto untuk ikutan event photo.

Yang pertama saya akan bawa lensa 35Mm F1.4 dan saya suka sekali bawa lensa camera 85Mm F1.4 ( prime lens).

      35Mm F1.4

Lensa 35Mm ini saya gunakan dalam keadaan event photo itu suka penuh dengan peserta yang datang ikutan.

Dan terkadang event photo diadakan di dalam ruangan.

Lensa 35Mm ini memudahkan saya mengambil foto dengan jarak ruangan yang tidak terlalu besar, saya bisa bergerak maju ke depan model.

Diantara peserta photographer yang lain saya jadi mudah mengambil gambar.

      85Mm F1.4

Lensa 85Mm ini saya pakai jika saya tidak bisa maju kedepan model karena terkadang jumlah peserta yang ikut sangat banyak sekali.

Ataupun terkadang event foto diadakan di luar ruangan dengan kondisi luas, saya bisa membuat foto-foto candid dari jarak jauh.

     Lampu Flash

Jika kalian punya sebuah lampu flash, ada baiknya juga dibawa saja.

walaupun terkadang ikutan event photo ini tidak diperbolehkan memakai lampu flash.

Tapi juga dalam keadaan tertentu, lampu flash bisa diijinkan oleh panitia event photo.

Kondisi tempat foto terkadang kita tidak tahu kalau sampai nanti gelap, maka disiapkan saja sebagai tambahan persiapan.

Semua Sudah Siap… ?

Acara event photo sudah dipilih…

Waktu dan tempat nya sudah cocok…

Kamera juga sudah siap untuk event photo…

Tambahan tips lagi dari saya;

Ikutan event photo ini sebaiknya ajak teman yang suka dengan hobby photography.

Kamu bisa sama-sama saling belajar, tukar pikiran, menemukan ide-ide kreatif mengambil foto, dan juga bisa saling jaga satu sama lain.

Kok saling jaga satu sama lain ? Kita suka lupa dan tidak hati-hati waktu sibuk mengambil photo.

Barang bawaan yang kita bawa itu adalah barang mahal.

lupa dengan barang bawaan, kita asik dengan mengambil foto yang modelnya juga cantik.

Bisa saja barang bawaan kita itu ada yang hilang.

Jadi kalau kita pergi bareng dengan teman, kalian bisa saling menjaga barang bawaan.

Ketika yang satu sedang asik foto, teman yang satu bisa bantu melihat sekitar atau barang bawaan.

Kalau kalian pergi sendiri, kurangi bawa barang yang berlebihan.

Taruh tas bawaan kalian di depan badan.

Jangan pernah titipkan barang bawaan kepada orang tidak dikenal.

Jangan pernah meminjamkan peralatan jika kita tidak mengenal siapa orangnya.

Jangan lupa berkenalan dengan salah satu peserta, siapa tau bisa jadi teman hunting event photo bareng… 🙂

Read More

Cara menggunakan camera digital

Bagaimana cara menggunakan camera digital –  Untuk mulai membuat karya foto dengan camera digital ada beberapa hal penting yang wajib kita pahami.

Lalu apa saja hal-hal penting itu ? Langsung saja simak tips berikut ini.

 

1. Persiapkan Camera Digital Kita Sebelum Memulai Membuat Foto

  • Periksa battery camera, penting selalu periksa kondisi battery camera kita. Jangan sampai kondisinya kosong/habis (OK/NO).
  • Periksa ruang memory card, apakah masih ada ruang untuk menyimpan hasil karya foto kita (OK/NO).
  • Test shoot, cobalah untuk mengambil sebuah hasil foto. Periksa apakah berhasil (OK/NO).
  • Set mode camera yang diinginkan. Pilihlah sebuah mode shoot misal di mode A/Av (OK/NO).
  • Set ISO camera digital di angka ISO 100 – 1000, tergantung dari kondisi ruangan dan kebutuhan foto (OK/NO).
  • Set mode White Balance camera digital auto (OK/NO).

2. Pililah Mode Dial Camera Digital Sesuai Kebutuhan.

Dial Camera Digital

 

Mode Av/A :

Pada mode Av/A ini, adalah mode semi-otomatis. Kita harus mengatur Aperture dari camera digital yang kita pakai, camera digigal secara otomatis akan mengatur shutter speed.

Dengan mode Av/A ini resiko hasil foto menjadi under-expose (gelap) ataupun over-exposed (terlalu terang) menjadi kecil.

Mode ini disebut juga sebagai mode “Aperture Priority”.

Dengan mode ini, kita bisa memiliki kontrol terhadap Depht Of Field (DOF)/Ruang tajam pada foto.

Sewaktu kita mengubah bukaan lensa, kita tidak perlu memikirkan pengaturan yang lain.

Contoh saja jika kita memotret manusia dengan latar belakang yang blur atau bokeh, kita harus mengatur Aperture ke angka yang paling kecil pada lensa kita untuk mendapatkan bokeh yang bagus.

Foto bokeh dengan camera digital

Foto Bokeh di Taman

Mode Tv/S :

Hampir sama dengan mode Aperture priority, di mode Aperture Priority kita harus mengatur Aperture dan Exposure.

Di mode Tv/S ini kita mengatur Shutter Speed yang kita mau, dan metering. Camera digital secara otomatis mengatur Aperture.

Mode foto ini bisa dipakai jika kita mau membekukan (Freeze) objek bergerak.

Bisa juga menggunakan mode Tv/S jika kita ingin membuat foto blur atau biasa disebut Panning.

Foto Panning

Panning adalah teknik fotografi yang dipakai untuk membekukan gerakan pada objek yang bergerak.

Tehnik foto Panning adalah dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan objek yang ingin dibidik sehingga objek akan tampak fokus, sementara background akan tampak kabur/blur.

 

Pada kondisi yang banyak cahaya, maka Aperture akan membesar (diafragma mengecil, nilai F kecil), cahaya yang masuk ke lensa akan berkurang.

Sedangkan pada kondisi sedikit cahaya, Maka Aperture akan mengecil (diafragma membesar, nilai F besar), cahaya yang masuk ke lensa otomatis menjadi banyak.

 

Mode Sport :

Pada mode sport ini, camera digital mengambil alih untuk mengatur Shutter Speed dan ISO.

Mode ini sangat ideal untuk menangkap objek bergerak seperti pada orang yang sedang olahraga (umumnya digunakan oleh para fotografer Bandar Judi Bola), kendaraan bergerak, binatang peliharaan, dll.

mode sport camera digital

Foto Sport

Mode Portrait/Face :

Jika memilih mode Portrait, otomatis camera digital hanya memilih bukaan Aperture yang terbesar (nilai F kecil) dari lensa untuk membuat latar belakang kabur dan hanya fokus pada objek.

Mode ini sangat bagus digunakan untuk memotret objek tunggal sehingga mendapatkan jarak yang dekat dengan objek.

Mode portrait ini juga bisa mengenali dan fokus hanya pada wajah manusia saja.

mode portrait di camera digital

Foto Potrait

Mountain/Landscape :

Mode Mountain  atau Landscape adalah mode kebalikan dari mode Portrait.

Mode landscape pada camera digital memberikan Aperture kecil (nilai F besar).

Mode ini memberikan fokus yang luas, sehingga hasil foto terlihat tajam secara keseluruhan tanpa ada bokeh.

Biasanya harus menggunakan Aperture mulai dari angka F.8 – F.22, mode ini bagus digunakan untuk memotret pemandangan.

mode landscape

Foto Landscape

Mode P/Program :

Pada mode Program ini, digital camera akan otomatis mengatur Aperture, Shutter Speed, tapi masih mengatur ISO jika mau.

Mode Auto/Green Box :

Mode ini adalah mode cepat, tidak perlu mikir untuk mengatur Segitiga Exposure, kita bisa langsung mengambil foto.

Biarkan prosesor camera digital yang pikirkan semuanya untuk kita.

Apa sih Perbedaan Mode Program dengan Mode Auto ?

  • Pada mode Program kita masih memiliki kendali pada camera digital. Tapi pada mode Auto camera digital akan mengatur semuanya untuk kita.
  • Pada mode Program, jika menggunakan lampu kilat (flash), maka harus diaktifkan secara manual oleh kita.
  • Pada mode Program, kita boleh mengatur angka ISO. Sebaliknya tidak bisa dilakukan saat memilih mode Auto. Inilah mengapa mode Program disebut dengan ISO Priority.
  • Pada mode Auto banyak opsi dan setelan kamera menjadi tidak aktif untuk memudahkan proses camera digital berpikir untuk kita, tidak pada mode Program.

Kalau Begitu Kapan Sebaiknya Menggunakan Mode Program ?

Mode Program bisa kita gunakan waktu pemotretan biasa saja.

Misal yang bisa kita temukan sehari-hari dan tidak mau pusing memikirkan pengaturan camera.

Kondisi biasa maksudnya objek dan kondisi pencahayaan relatif wajar dan cukup.

 

Foto Binatang

Mode C/Custom :

Mode C/Custom digunakan untuk teman-teman yang ingin cepat berpindah pengaturan camera dalam suatu kondisi tertentu.

kondisi tertentu maksudnya adalah, misal saja kita dihadapkan foto pada dua tempat yang berbeda.

Diharuskan berpindah tempat untuk pengambilan foto dari luar ruangan dan dalam ruangan.

Tentu saja kondisi di luar ruangan dan dalam ruangan berbeda cahaya.

Pada kondisi ini kita bisa cepat merubah ke pengaturan yang sudah diatur sebelumnya di mode C/costum.

 

Mode Manual/M :

Mode Manual/M ini disarankan agara teman-teman sudah bisa menguasai Segitiga Exposure.

Pada mode ini seluruhnya fungsi pengaturan camera untuk pengambilan foto tergantung dari kemauan kita.

Seorang photographer dituntut untuk bisa menguasai mode manual ini.

Apapun kondisi cahaya pada suatu tempat, tidak bingung mengatur fungsi camera digital agar hasil foto maksimal.

 

Penutup.

Mungkin dari saya cukup menjelaskan cara menggunakan camera digital.

Jika ada yang ingin ditanyakan, mungkin bisa ditanyakan.

Semakin teman-teman sering menggunakan camera digital untuk mengambil foto, maka semakin baik hasil foto yang diinginkan.

Cobalah selalu untuk menggunakan mode Manual/M dalam setiap kondisi agar terbiasa.

Sekian tips dari saya cara menggunakan camera digital.

Terimakasih.

Read More

bagian dari camera digital

Mengenal Bagian dari Sebuah Camera Digital – Pernah memegang sebuah camera digital ? Atau bahkan teman-teman semua sudah punya camera digital ?

Bagi yang belum punya, kalian bisa mencoba-coba dulu sebelum membeli sebuah camera digital.

Kalian bisa pergi ke sebuah toko camera yang terlengkap di kota teman-teman.

Carilah sebuah toko besar yang menjual dengan berbagai macam merk camera digital, dan mulailah mencoba mengenali apa saja bagian dari camera digital itu.

 

Mengenal Bagian Camera Digital

 

1.Body – Main vital organs of your camera digital

Bagian dari Camera digital

Body Camera

Pada bagian camera digital ini berisi tombol kendali untuk menjalankan fungsi dari camera digital.

Di dalam body terdapat sebuah sensor untuk merekam gambar.

Semua komponen yang terdapat di bagian body ini berfungsi untuk memotret/merekam objek foto.

Body camera juga adalah bagian dari camera digital yang nantinya kita pegang di saat kita memakai camera.

Jangan bingung jika toko juga hanya menjual camera digital dengan sebutan “body only” tanpa lensa.

Pilihan untuk membeli sebuah camera body only, biasanya ditawarkan untuk model camera DSLR/mirrorless yang didukung dengan sistem “Interchangeable Lens” (ILC).

Jika teman-teman yang sudah memiliki beberapa lensa, pilihan membeli sebuah camera digital body only bisa dimanfaatkan untuk menghemat biaya.

 

Interchangeable Lens (ILC)

Adalah sebuah sistem dimana dimungkinkan untuk bisa mengganti lensa pada camera.

 

Biasanya orang lebih memilih lensa yang satu brand dengan body-nya, dengan pertimbangan karena lebih kompatibel.

Sedangkan, jika teman-teman ingin mengunakan lensa yang brand-nya berbeda dengan body, kalian bisa membeli sebuah adapter penghubung lensa.

Adapun adapter lensa ini fungsinya adalah untuk menjadikan lensa yang tidak satu merk, bisa dipakai di body camera dengan brand yang berbeda.

Selain itu, juga bisa membantu untuk memasang jenis lensa buatan lama.

 

  • Camera Digital “Body-only” vs “Lensa Kit”

Perbedaan camera digital “body only” dengan “camera digital lensa kit”.

Selain membeli camera digital “body only”, ada juga sebutan membeli “camera lensa kit”.

Camera lensa kit adalah camera digital yang dijual satu paket body berikut dengan lensanya.

Ini bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat bagi pemula, jika baru ingin mulai belajar photography.

Dengan membeli camera lensa kit, kita tidak perlu bingung lagi membeli tambahan lensa terpisah dan bisa langsung digunakan.

Harga camera lensa kit lebih mahal dibandingkan membeli camera body only, hal ini bisa dimaklumi karena sudah satu paket termasuk dengan lensanya.

 

  • Sensor Camera digital jenis APSC dan Fullframe

Ukuran sensor pada camera digital juga banyak pilihan.

Misalnya saja APSC dan Fullframe sangat berbeda.

Bahkan juga pada sebuah camera digital dengan sensor “medium format”.

Camera digital dengan sensor “medium format” dipakai seorang photographer yang sudah profesional yang dituntut klien untuk sebuah hasil karya foto yang detail.

Semakin besar sensor camera digital, maka semakin detail hasil dari foto.

Jadi untuk teman-teman yang “newbie” dengan dana terbatas, kalian bisa membeli sebuah camera digital dengan sensor APSC untuk mulai belajar.

Jika ada dana lebih dan ingin serius di photography, bisa juga langsung mencari sebuah camera digital dengan sensor Fullframe.

 

2. Lensa – The Eyes of the Soul

Lensa Camera

Lensa pada sebuah camera digital berfungsi untuk memfokuskan cahaya.

Sehingga cahaya yang masuk dari bagian lensa bisa direkam oleh body untuk dijadikan gambaran sebuah objek yang difoto.

Bagian pada lensa terdapat tiga cincin pengatur, apa saja cincin tersebut ? Cincin panjang fokus (untuk jenis lensa variable), cincin diafragma, dan cincin fokus.

Fokus adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa, biasa disebut dengan istilah “Depth Of Field” (DOF).

Diafragma berfungsi seperti pupil dalam mata kita.

Diafragma digunakan untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang akan masuk ke dalam camera digital.

Pada kondisi cahaya terang, maka diafragma akan menyempit.

Sedangkan pada kondisi cahaya redup, maka diafragma melebar.

Cahaya yang masuk membentuk gambaran dari objek yang difoto.

 

Penting Bagi Pemula yang Ingin Mengenal Bagian Camera Digital : Tips Memilih Lensa Camera Digital

Begitu banyak jenis lensa di dalam photography, lalu bagaimana sebaiknya kita memilih lensa?

Memilih lensa dengan sistem manual fokus atau auto fokus (AF/MF) ? Sering menjadi banyak pertanyaan orang banyak.

Kenyataannya sampai saat ini, sebagian orang masih suka menggunakan lensa dengan sistem MF.

Lensa MF ini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan lensa AF.

Lensa MF ini butuh waktu yang agak lama dalam pengambilan foto.

Dikarenakan sebelum mengambil gambar, seorang photographer memerlukan cukup banyak waktu untuk mengatur cincin pengatur ini.

Dalam kebutuhan pengambilan photo untuk potrait model mungkin saja masih bisa menggunakan lensa MF.

Tetapi dalam pengambilan gambar seperti pada sebuah event, foto liputan, ataupun mungkin acara wedding, lensa MF ini sangat tidak dianjurkan.

Teman-teman akan kehilangan sebuah moment yang mungkin seharusnya diabadikan karena harus lama mengatur cincin pengatur.

Gunakanlah selalu lensa dengan fokus auto/AF, jauh lebih cepat dan hasil yang lebih fokus dalam photography.

Mengunakan lensa kit yang didapat dari membeli satu set “camera lensa kit”, biasanya lensa yang menjadi pilihan adalah sebuah lensa jenis tele/zoom.

Lensa tele adalah sebuah lensa camera digital yang memungkinkan merubah jarak fokus lensa. Lensa jenis ini bukanlah sebuah tipe lensa yang Premium.

 

  • Lensa Camera Untuk Pemula

Kebanyakan photographer pemula memilih lensa kit 18Mm-50Mm.

Mulailah untuk bisa belajar memotret menggunakan jenis lensa ini dulu.

Alternatif dari lensa tele, untuk seorang pemula juga banyak yang memilih menggunakan sebuah lensa premium.

Lensa premium ini biasa disebut juga sebagai lensa fix.

Belilah sebuah lensa dengan pilihan lensa fix 35Mm, atau 50Mm, atau 85Mm (untuk foto candid).

Pilihan lensa ini bisa kembali lagi berdasarkan kebutuhan teman-teman dalam photography.

 

Penutup

Bagaimana, sudah mulai mengenal bagian dari camera digital kan Sobat ?

Silakan kalian mulai melakukan eksplorasi ke camera digital yang kamu miliki.

Dan bagi kalian yang punya opini atau memiliki pertanyaan terkait camera digital yang kalian miliki, silakan isi kolom komentar yang telah disediakan di bawah ini.

Jangan lupa baca juga, pembahasan saya tentang tehnik Segitiga Exposure Photography pada Camera Digital.

Semoga bermanfaat yah.

Terima kasih.

Read More