Blog


Cara menggunakan camera digital

Bagaimana cara menggunakan camera digital –  Untuk mulai membuat karya foto dengan camera digital ada beberapa hal penting yang wajib kita pahami.

Lalu apa saja hal-hal penting itu ? Langsung saja simak tips berikut ini.

 

1. Persiapkan Camera Digital Kita Sebelum Memulai Membuat Foto

  • Periksa battery camera, penting selalu periksa kondisi battery camera kita. Jangan sampai kondisinya kosong/habis (OK/NO).
  • Periksa ruang memory card, apakah masih ada ruang untuk menyimpan hasil karya foto kita (OK/NO).
  • Test shoot, cobalah untuk mengambil sebuah hasil foto. Periksa apakah berhasil (OK/NO).
  • Set mode camera yang diinginkan. Pilihlah sebuah mode shoot misal di mode A/Av (OK/NO).
  • Set ISO camera digital di angka ISO 100 – 1000, tergantung dari kondisi ruangan dan kebutuhan foto (OK/NO).
  • Set mode White Balance camera digital auto (OK/NO).

2. Pililah Mode Dial Camera Digital Sesuai Kebutuhan.

Dial Camera Digital

 

Mode Av/A :

Pada mode Av/A ini, adalah mode semi-otomatis. Kita harus mengatur Aperture dari camera digital yang kita pakai, camera digigal secara otomatis akan mengatur shutter speed.

Dengan mode Av/A ini resiko hasil foto menjadi under-expose (gelap) ataupun over-exposed (terlalu terang) menjadi kecil.

Mode ini disebut juga sebagai mode “Aperture Priority”.

Dengan mode ini, kita bisa memiliki kontrol terhadap Depht Of Field (DOF)/Ruang tajam pada foto.

Sewaktu kita mengubah bukaan lensa, kita tidak perlu memikirkan pengaturan yang lain.

Contoh saja jika kita memotret manusia dengan latar belakang yang blur atau bokeh, kita harus mengatur Aperture ke angka yang paling kecil pada lensa kita untuk mendapatkan bokeh yang bagus.

Foto bokeh dengan camera digital

Foto Bokeh di Taman

Mode Tv/S :

Hampir sama dengan mode Aperture priority, di mode Aperture Priority kita harus mengatur Aperture dan Exposure.

Di mode Tv/S ini kita mengatur Shutter Speed yang kita mau, dan metering. Camera digital secara otomatis mengatur Aperture.

Mode foto ini bisa dipakai jika kita mau membekukan (Freeze) objek bergerak.

Bisa juga menggunakan mode Tv/S jika kita ingin membuat foto blur atau biasa disebut Panning.

Foto Panning

Panning adalah teknik fotografi yang dipakai untuk membekukan gerakan pada objek yang bergerak.

Tehnik foto Panning adalah dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan objek yang ingin dibidik sehingga objek akan tampak fokus, sementara background akan tampak kabur/blur.

 

Pada kondisi yang banyak cahaya, maka Aperture akan membesar (diafragma mengecil, nilai F kecil), cahaya yang masuk ke lensa akan berkurang.

Sedangkan pada kondisi sedikit cahaya, Maka Aperture akan mengecil (diafragma membesar, nilai F besar), cahaya yang masuk ke lensa otomatis menjadi banyak.

 

Mode Sport :

Pada mode sport ini, camera digital mengambil alih untuk mengatur Shutter Speed dan ISO.

Mode ini sangat ideal untuk menangkap objek bergerak seperti pada orang yang sedang olahraga (umumnya digunakan oleh para fotografer Bandar Judi Bola), kendaraan bergerak, binatang peliharaan, dll.

mode sport camera digital

Foto Sport

Mode Portrait/Face :

Jika memilih mode Portrait, otomatis camera digital hanya memilih bukaan Aperture yang terbesar (nilai F kecil) dari lensa untuk membuat latar belakang kabur dan hanya fokus pada objek.

Mode ini sangat bagus digunakan untuk memotret objek tunggal sehingga mendapatkan jarak yang dekat dengan objek.

Mode portrait ini juga bisa mengenali dan fokus hanya pada wajah manusia saja.

mode portrait di camera digital

Foto Potrait

Mountain/Landscape :

Mode Mountain  atau Landscape adalah mode kebalikan dari mode Portrait.

Mode landscape pada camera digital memberikan Aperture kecil (nilai F besar).

Mode ini memberikan fokus yang luas, sehingga hasil foto terlihat tajam secara keseluruhan tanpa ada bokeh.

Biasanya harus menggunakan Aperture mulai dari angka F.8 – F.22, mode ini bagus digunakan untuk memotret pemandangan.

mode landscape

Foto Landscape

Mode P/Program :

Pada mode Program ini, digital camera akan otomatis mengatur Aperture, Shutter Speed, tapi masih mengatur ISO jika mau.

Mode Auto/Green Box :

Mode ini adalah mode cepat, tidak perlu mikir untuk mengatur Segitiga Exposure, kita bisa langsung mengambil foto.

Biarkan prosesor camera digital yang pikirkan semuanya untuk kita.

Apa sih Perbedaan Mode Program dengan Mode Auto ?

  • Pada mode Program kita masih memiliki kendali pada camera digital. Tapi pada mode Auto camera digital akan mengatur semuanya untuk kita.
  • Pada mode Program, jika menggunakan lampu kilat (flash), maka harus diaktifkan secara manual oleh kita.
  • Pada mode Program, kita boleh mengatur angka ISO. Sebaliknya tidak bisa dilakukan saat memilih mode Auto. Inilah mengapa mode Program disebut dengan ISO Priority.
  • Pada mode Auto banyak opsi dan setelan kamera menjadi tidak aktif untuk memudahkan proses camera digital berpikir untuk kita, tidak pada mode Program.

Kalau Begitu Kapan Sebaiknya Menggunakan Mode Program ?

Mode Program bisa kita gunakan waktu pemotretan biasa saja.

Misal yang bisa kita temukan sehari-hari dan tidak mau pusing memikirkan pengaturan camera.

Kondisi biasa maksudnya objek dan kondisi pencahayaan relatif wajar dan cukup.

 

Foto Binatang

Mode C/Custom :

Mode C/Custom digunakan untuk teman-teman yang ingin cepat berpindah pengaturan camera dalam suatu kondisi tertentu.

kondisi tertentu maksudnya adalah, misal saja kita dihadapkan foto pada dua tempat yang berbeda.

Diharuskan berpindah tempat untuk pengambilan foto dari luar ruangan dan dalam ruangan.

Tentu saja kondisi di luar ruangan dan dalam ruangan berbeda cahaya.

Pada kondisi ini kita bisa cepat merubah ke pengaturan yang sudah diatur sebelumnya di mode C/costum.

 

Mode Manual/M :

Mode Manual/M ini disarankan agara teman-teman sudah bisa menguasai Segitiga Exposure.

Pada mode ini seluruhnya fungsi pengaturan camera untuk pengambilan foto tergantung dari kemauan kita.

Seorang photographer dituntut untuk bisa menguasai mode manual ini.

Apapun kondisi cahaya pada suatu tempat, tidak bingung mengatur fungsi camera digital agar hasil foto maksimal.

 

Penutup.

Mungkin dari saya cukup menjelaskan cara menggunakan camera digital.

Jika ada yang ingin ditanyakan, mungkin bisa ditanyakan.

Semakin teman-teman sering menggunakan camera digital untuk mengambil foto, maka semakin baik hasil foto yang diinginkan.

Cobalah selalu untuk menggunakan mode Manual/M dalam setiap kondisi agar terbiasa.

Sekian tips dari saya cara menggunakan camera digital.

Terimakasih.

Read More

bagian dari camera digital

Mengenal Bagian dari Sebuah Camera Digital – Pernah memegang sebuah camera digital ? Atau bahkan teman-teman semua sudah punya camera digital ?

Bagi yang belum punya, kalian bisa mencoba-coba dulu sebelum membeli sebuah camera digital.

Kalian bisa pergi ke sebuah toko camera yang terlengkap di kota teman-teman.

Carilah sebuah toko besar yang menjual dengan berbagai macam merk camera digital, dan mulailah mencoba mengenali apa saja bagian dari camera digital itu.

 

Mengenal Bagian Camera Digital

 

1.Body – Main vital organs of your camera digital

Bagian dari Camera digital

Body Camera

Pada bagian camera digital ini berisi tombol kendali untuk menjalankan fungsi dari camera digital.

Di dalam body terdapat sebuah sensor untuk merekam gambar.

Semua komponen yang terdapat di bagian body ini berfungsi untuk memotret/merekam objek foto.

Body camera juga adalah bagian dari camera digital yang nantinya kita pegang di saat kita memakai camera.

Jangan bingung jika toko juga hanya menjual camera digital dengan sebutan “body only” tanpa lensa.

Pilihan untuk membeli sebuah camera body only, biasanya ditawarkan untuk model camera DSLR/mirrorless yang didukung dengan sistem “Interchangeable Lens” (ILC).

Jika teman-teman yang sudah memiliki beberapa lensa, pilihan membeli sebuah camera digital body only bisa dimanfaatkan untuk menghemat biaya.

 

Interchangeable Lens (ILC)

Adalah sebuah sistem dimana dimungkinkan untuk bisa mengganti lensa pada camera.

 

Biasanya orang lebih memilih lensa yang satu brand dengan body-nya, dengan pertimbangan karena lebih kompatibel.

Sedangkan, jika teman-teman ingin mengunakan lensa yang brand-nya berbeda dengan body, kalian bisa membeli sebuah adapter penghubung lensa.

Adapun adapter lensa ini fungsinya adalah untuk menjadikan lensa yang tidak satu merk, bisa dipakai di body camera dengan brand yang berbeda.

Selain itu, juga bisa membantu untuk memasang jenis lensa buatan lama.

 

  • Camera Digital “Body-only” vs “Lensa Kit”

Perbedaan camera digital “body only” dengan “camera digital lensa kit”.

Selain membeli camera digital “body only”, ada juga sebutan membeli “camera lensa kit”.

Camera lensa kit adalah camera digital yang dijual satu paket body berikut dengan lensanya.

Ini bisa menjadi sebuah pilihan yang tepat bagi pemula, jika baru ingin mulai belajar photography.

Dengan membeli camera lensa kit, kita tidak perlu bingung lagi membeli tambahan lensa terpisah dan bisa langsung digunakan.

Harga camera lensa kit lebih mahal dibandingkan membeli camera body only, hal ini bisa dimaklumi karena sudah satu paket termasuk dengan lensanya.

 

  • Sensor Camera digital jenis APSC dan Fullframe

Ukuran sensor pada camera digital juga banyak pilihan.

Misalnya saja APSC dan Fullframe sangat berbeda.

Bahkan juga pada sebuah camera digital dengan sensor “medium format”.

Camera digital dengan sensor “medium format” dipakai seorang photographer yang sudah profesional yang dituntut klien untuk sebuah hasil karya foto yang detail.

Semakin besar sensor camera digital, maka semakin detail hasil dari foto.

Jadi untuk teman-teman yang “newbie” dengan dana terbatas, kalian bisa membeli sebuah camera digital dengan sensor APSC untuk mulai belajar.

Jika ada dana lebih dan ingin serius di photography, bisa juga langsung mencari sebuah camera digital dengan sensor Fullframe.

 

2. Lensa – The Eyes of the Soul

Lensa Camera

Lensa pada sebuah camera digital berfungsi untuk memfokuskan cahaya.

Sehingga cahaya yang masuk dari bagian lensa bisa direkam oleh body untuk dijadikan gambaran sebuah objek yang difoto.

Bagian pada lensa terdapat tiga cincin pengatur, apa saja cincin tersebut ? Cincin panjang fokus (untuk jenis lensa variable), cincin diafragma, dan cincin fokus.

Fokus adalah bagian yang mengatur jarak ketajaman lensa, biasa disebut dengan istilah “Depth Of Field” (DOF).

Diafragma berfungsi seperti pupil dalam mata kita.

Diafragma digunakan untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang akan masuk ke dalam camera digital.

Pada kondisi cahaya terang, maka diafragma akan menyempit.

Sedangkan pada kondisi cahaya redup, maka diafragma melebar.

Cahaya yang masuk membentuk gambaran dari objek yang difoto.

 

Penting Bagi Pemula yang Ingin Mengenal Bagian Camera Digital : Tips Memilih Lensa Camera Digital

Begitu banyak jenis lensa di dalam photography, lalu bagaimana sebaiknya kita memilih lensa?

Memilih lensa dengan sistem manual fokus atau auto fokus (AF/MF) ? Sering menjadi banyak pertanyaan orang banyak.

Kenyataannya sampai saat ini, sebagian orang masih suka menggunakan lensa dengan sistem MF.

Lensa MF ini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan lensa AF.

Lensa MF ini butuh waktu yang agak lama dalam pengambilan foto.

Dikarenakan sebelum mengambil gambar, seorang photographer memerlukan cukup banyak waktu untuk mengatur cincin pengatur ini.

Dalam kebutuhan pengambilan photo untuk potrait model mungkin saja masih bisa menggunakan lensa MF.

Tetapi dalam pengambilan gambar seperti pada sebuah event, foto liputan, ataupun mungkin acara wedding, lensa MF ini sangat tidak dianjurkan.

Teman-teman akan kehilangan sebuah moment yang mungkin seharusnya diabadikan karena harus lama mengatur cincin pengatur.

Gunakanlah selalu lensa dengan fokus auto/AF, jauh lebih cepat dan hasil yang lebih fokus dalam photography.

Mengunakan lensa kit yang didapat dari membeli satu set “camera lensa kit”, biasanya lensa yang menjadi pilihan adalah sebuah lensa jenis tele/zoom.

Lensa tele adalah sebuah lensa camera digital yang memungkinkan merubah jarak fokus lensa. Lensa jenis ini bukanlah sebuah tipe lensa yang Premium.

 

  • Lensa Camera Untuk Pemula

Kebanyakan photographer pemula memilih lensa kit 18Mm-50Mm.

Mulailah untuk bisa belajar memotret menggunakan jenis lensa ini dulu.

Alternatif dari lensa tele, untuk seorang pemula juga banyak yang memilih menggunakan sebuah lensa premium.

Lensa premium ini biasa disebut juga sebagai lensa fix.

Belilah sebuah lensa dengan pilihan lensa fix 35Mm, atau 50Mm, atau 85Mm (untuk foto candid).

Pilihan lensa ini bisa kembali lagi berdasarkan kebutuhan teman-teman dalam photography.

 

Penutup

Bagaimana, sudah mulai mengenal bagian dari camera digital kan Sobat ?

Silakan kalian mulai melakukan eksplorasi ke camera digital yang kamu miliki.

Dan bagi kalian yang punya opini atau memiliki pertanyaan terkait camera digital yang kalian miliki, silakan isi kolom komentar yang telah disediakan di bawah ini.

Jangan lupa baca juga, pembahasan saya tentang tehnik Segitiga Exposure Photography pada Camera Digital.

Semoga bermanfaat yah.

Terima kasih.

Read More

Memotret landscape di Casino Las Vegas

Memotret di dalam Casino – Casino-casino di seluruh belahan dunia memiliki reputasi masing-masing mengenai kebijakan ketat yang melarang fotografi.

Kebijakan-kebijakan tersebut tentunya sangat menyebalkan bagi para fotografer, benar kan?

Fotografi adalah cara yang luar biasa untuk mengabadikan dan mengingat pengalaman kita, jadi mengetahui cara mencari posisi di sekitar batas area yang ditentukan sangat berguna ketika berkunjung ke casino kelas wahid.

Berikut 10 Tips Memotret Casino

fotografi di dalam casino, banker membagi kartu

Berikut ini 10 tips Jeremy Turner Photography untuk mengambil foto di casino mana pun sambil menghindari perselisihan dengan keamanan casino, termasuk penegak hukum.

Tanpa basa-basi, langsung saja kita mulai yah.

 

  1. Gunakan Kamera Paling Kecil yang Ada

Di Las Vegas, ukuran itu merupakan hal penting.

Salah satu faktor utama untuk mengambil foto di casino ialah untuk tidak diperhatikan orang-orang di sekitar.

Semakin kecil kameranya, semakin bagus.

Kamera smartphone cenderung bisa “berbaur” di keramaian, sementara device yang lebih besar seperti kamera DSLR dapat menarik perhatian yang tentunya tidak kita inginkan.

Pihak keamanan casino selalu sigap mencari apa yang dianggap sebagai “peralatan berkualitas profesional”, jadi gunakan kamera ponsel Anda kapan pun hal itu memungkinkan.

 

  1. Selalu Ambil Jepretan Foto, Jangan Video

fotografi di casino Las Vegas

Seperti pembahasan sebelumnya pada poin no. 1, kamera kecil lebih disukai daripada yang lebih besar.

Fotografi lebih kecil potensinya dalam menimbulkan masalah dibandingkan dengan video, bahkan jika itu menggunakan 1 device yang sama.

Percaya deh, jangan terlalu berharap pada keberuntungan Anda. Jepretan foto cenderung tidak diperhatikan dibandingkan merekam video.

 

  1. Matikan Flash Anda

Ini adalah masalah besar. Menggunakan flash itu seumpama ada sebuah neon raksasa di atas kepala Anda yang berteriak, “Orang ini melanggar aturan”.

Setiap kamera masa kini, telah memiliki fitur untuk mengubah pengaturan flash otomatis, jadi matikan saja flash kamera tersebut.

Memang benar ini berarti Anda harus memegang kamera diam untuk menghindari gerakan kabur, namun hal ini bisa Anda atasi dengan memperbanyak latihan.

(Coba letakkan kamera Anda pada sesuatu agar tetap stabil, atau selipkan siku ke dalam dan gunakan lengan Anda seperti tripod).

 

  1. Jangan Gunakan Tripod

Berbicara tentang tripod, barang yang satu ini memang benar-benar tidak boleh ada di casino.

Kalau yang satu ini adalah aturan yang masuk akal untuk diterapkan oleh semua pihak casino.

Kaki tripod berbahaya bagi para tamu yang sering mabuk, atau teralihkan pandangannya oleh semua benda mengkilap di casino.

Tripod juga termasuk dalam kategori “peralatan berkualitas profesional”, jadi memang sesuai ketentuan tidak diizinkan masuk ke area casino.

So, tinggalkan saja di kamar hotel Anda yah. 

 

  1. Bekerja dengan Cepat dan Terus Bergerak

Sangat mudah untuk diam-diam mengambil beberapa foto dan melanjutkan, tetapi jika Anda berlama-lama, Anda beresiko dihentikan dan dipertanyakan oleh staff keamanan.

Pikirkan di angle mana Anda perlu berhenti sejenak untuk men-jepret foto Anda, sehingga Anda bisa melakukannya dengan benar pertama kali. Harap diingat, ini bukan event pemotretan.

Jadi semakin lama Anda diam di satu tempat untuk memotret, pastinya semakin besar pula kemungkinan Anda akan ditegur oleh karyawan atau pihak keamanan casino tersebut.

 

  1. Ber-aktinglah Seperti Orang Bodoh, Mabuk, atau Berpura-pura Anda Sulit Mendengar

berakting ketika memotret di dalam casino

 

Serius! Strategi-strategi ini adalah kunci keberhasilan fotografi di dalam casino.

Tentukan spot Anda dan mulailah memotret. Kemungkinan besar seorang staf akan mengatakan, “Tidak boleh mengambil foto!” Ya, hampir selalu dengan tanda seru.

Jangan hiraukan orang itu.

“Foto Terus”

Mereka akan berteriak lagi, mungkin akan lebih keras.

Saat Anda terus memotret (Ingat : Anda harus sudah memiliki puluhan foto di moment ini), berbaliklah dan bilang padanya, Maaf, apa yang Anda katakan? Anda akan mendengar lagi “Tidak boleh foto-foto lagi.

Lalu katakan, “Oh maaf, Saya tidak tahu kalau saya tidak boleh mengambil foto di sini.

Anda mendapatkan poin bonus jika menambahkan kalimat berikut untuk membantu memuluskan strategi Anda, “Saya sangat mabuk, saya tidak tahu cara menggunakan kamera“, bagaimanapun.. “Anda telah berhasil mendapatkan foto-foto Anda, karyawan telah melakukan tugasnya, dan semua orang senang“.

 

  1. Jangan Pernah Memotret Loket Kasir

Sebagian besar casino menggunakan masalah keamanan sebagai alasan untuk melarang fotografi ke arah loket kasir casino, tetapi alasan itu sudah usang dan salah arah.

Pencuri casino tidak perlu foto untuk bergabung.

Kiat-kiat ini mungkin bekerja untuk foto loket kasir juga, tetapi untuk apa Anda bertindak dengan resiko besar ketahuan CCTV atau staf security ? Tetaplah bermain cantik.

 

  1. Hindari Memotret Para Tamu

dilarang memotret tamu di casino

Seperti yang disebutkan, casino sering menyebut keamanan sebagai alasan utama mengapa fotografi dilarang, namun alasan sebenarnya mereka tidak menyukai fotografi adalah terkait dengan privasi pelanggan mereka.

Casino tahu orang sering berada di casino yang seharusnya tidak boleh ada di sana, dan sering bersama orang yang seharusnya tidak bersama mereka (seperti nyonya rumah atau bahkan pelacur). 

Kami telah mengambil ribuan foto di dalam casino, sering kali termasuk tamu, tanpa masalah besar, tetapi lakukanlah seperti yang telah kami katakan pada poin ini.

Tidak seperti yang kami lakukan! Ingat, ini bukan casino online loh hahaha…

 

  1. Temukan Casino yang Ramah Fotografi

Larangan pada fotografi sesungguhnya tidak berlaku universal di semua casino dunia, dan beberapa casino benar-benar memberikan ruang bagi fotografi.

Harrah’s Las Vegas, misalnya, menyambut baik fotografi asalkan objek fotonya bukan customer mereka.

Four Queens, yang berlokasi di pusat kota Vegas, malah memiliki tanda-tanda yang mendukung fotografi di casinonya.

 

  1. Selalu Bersikap Sopan

Jika Anda didekati oleh karyawan casino, ingatlah untuk selalu bersikap sopan dan jangan pernah membiarkan interaksi berubah menjadi konfrontatif.

Petugas keamanan cenderung terlalu berlebihan, dan ketegangan bisa meningkat dengan cepat.

Jika hal tersebut terjadi, Anda akan kalah, jadi bersikap baiklah.

Jika ditanya, jelaskan bahwa foto Anda adalah untuk penggunaan pribadi, bukan untuk komersial.

Jangan pernah menawarkan untuk menghapus foto yang sudah Anda ambil, dan jangan biarkan staff keamanan memeriksa foto Anda, karena mereka tidak memiliki hak hukum untuk melakukannya.

Kemungkinan Anda akan diperlakukan seperti anak kecil yang dimarahi, tetapi tetap tenang dan jangan tersinggung.

Mintalah untuk berbicara dengan manajernya, dan diskusikan dengan seseorang yang lebih tinggi posisinya dalam manajemen casino mereka.

Dalam sebagian besar kasus, jika Anda baik, dan menghindari bertingkah seperti sedang melakukan penelitian untuk perampokan bergaya “Ocean’s Eleven”, Anda hanya akan diingatkan tentang peraturan tentang fotografi kemudian diminta untuk meninggalkan casino tersebut.

KESIMPULAN

Inilah kesimpulannya:

Kami belum pernah mendengar kasus seseorang diusir dari casino karena mengambil foto. 

Matikan flash Anda, menjauhlah dari loket kasir, bekerjalah dengan cepat, ber-akting seperti orang bodoh dan jagalah emosi Anda jika berhadapan dengan karyawan casino.

Kami senang mendengar cerita Anda mengenai memotret di casino-casino besar dan mewah, terutama jika Anda juga sampai ber-akting pura-pura mabuk.

Karena bisa kami bayangkan Anda menggemaskan saat berpura-pura mabuk itu, layaknya ketika Anda benar-benar sedang mabuk sebenarnya hehe..

Semoga tips ini bermanfaat untuk Anda semua.

Terima kasih.

Read More

get into the casino

Maybe most of us have heard about casino, and understand that casino is a legally gambling house (venue). Famous casino places in the world are in Las Vegas (America), Genting (Malaysia), Macau (Hong Kong), and several other places in the world that are less well known by the general public. Below, I will share my experience at several Asian casinos. Check it out!

Read More